15 Oktober 2026
“Tangan Bersih, Hidup Sehat, Masa Depan Hebat”
Dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2026, mari bersama-sama meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan tangan melalui kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
Kamis, 15 Oktober 2026
Mencuci tangan pakai sabun merupakan langkah sederhana, mudah, dan efektif untuk mencegah penyebaran kuman penyebab penyakit, seperti diare dan infeksi saluran pernapasan. Kebiasaan ini perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, tempat kerja, maupun di lingkungan masyarakat.
Momentum peringatan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa tangan yang bersih merupakan bagian penting dari perilaku hidup bersih dan sehat. Mari biasakan mencuci tangan pakai sabun pada waktu-waktu penting, terutama sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, setelah menggunakan toilet, serta setelah beraktivitas yang berisiko menyebabkan tangan terkontaminasi kuman.
Melalui peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Tahun 2026, mari kita bangun komitmen bersama untuk menjadikan cuci tangan pakai sabun sebagai kebiasaan sehari-hari demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.
Selamat Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, 15 Oktober 2026!
Cuci Tangan Pakai Sabun, Langkah Kecil untuk Hidup Sehat dan Melindungi Sesama.
PETUNGKRIYONO, KABUPATEN PEKALONGAN – Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan memastikan terpenuhinya standar pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Puskesmas Petungkriyono melaksanakan kegiatan kredensialing BPJS Kesehatan Tahun 2026.
Kegiatan kredensialing ini merupakan bagian dari proses penilaian dan evaluasi terhadap fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (FKTP) untuk memastikan kesiapan Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, tim kredensialing melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek pelayanan, meliputi kelengkapan administrasi, sumber daya manusia kesehatan, sarana dan prasarana, ketersediaan peralatan medis, serta pemenuhan standar pelayanan yang menjadi persyaratan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Puskesmas Petungkriyono berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan tata kelola fasilitas kesehatan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, pemenuhan standar pelayanan, serta optimalisasi sarana dan prasarana pendukung. Upaya tersebut diharapkan dapat menunjang penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kredensialing juga menjadi momentum penting bagi Puskesmas Petungkriyono untuk melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Dengan demikian, Puskesmas dapat terus berupaya memenuhi standar yang ditetapkan serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, khususnya peserta JKN di wilayah kerja Puskesmas Petungkriyono.
Melalui pelaksanaan kredensialing BPJS Kesehatan Tahun 2026, Puskesmas Petungkriyono berharap sinergi dan kerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung keberlangsungan Program JKN serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Puskesmas Petungkriyono berkomitmen untuk terus berbenah, meningkatkan mutu pelayanan, dan memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Jumat, 2 Oktober 2026
Petungkriyono, 1 Oktober 2026 — Puskesmas Petungkriyono memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang kembali nilai-nilai luhur Pancasila sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dengan mengusung semangat “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas”, seluruh jajaran Puskesmas Petungkriyono turut menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai pengingat pentingnya menjaga nilai gotong royong, kebersamaan, toleransi, serta pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai insan kesehatan, jajaran Puskesmas Petungkriyono berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila diharapkan dapat semakin memperkuat semangat seluruh keluarga besar Puskesmas Petungkriyono dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kecamatan Petungkriyono.
“Dengan semangat Pancasila, bersama kita wujudkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas untuk masyarakat.”
Kamis, 1 Oktober 2026
SELAMAT DAN SUKSES
Atas dilantiknya
dr. Ryan Ardanaputra
sebagai
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan
Semoga senantiasa diberikan kelancaran, amanah, dan kesuksesan dalam mengemban tugas serta tanggung jawab, serta mampu memberikan kontribusi terbaik dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kesehatan masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Selamat menjalankan amanah dan mengabdi untuk masyarakat.
Senin, 28 September 2026
Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan – Puskesmas Petungkriyono melaksanakan kegiatan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) dan Surveilans Kualitas Udara Dalam Ruang (SKUDR) di wilayah kerjanya sebagai upaya meningkatkan kesehatan lingkungan serta melindungi masyarakat dari risiko penyakit yang berkaitan dengan kualitas air minum dan udara di dalam ruangan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL) Puskesmas Petungkriyono, yaitu Sudarto, SKM dan Muhamad Fukron Nadhif, SKM, dengan dukungan tim TSL dari Puskesmas Wiradesa dan Puskesmas Wonokerto. Kolaborasi lintas puskesmas ini merupakan bentuk sinergi dalam mendukung pelaksanaan surveilans kesehatan lingkungan di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Dalam pelaksanaan SKAMRT, petugas melakukan pemantauan terhadap kualitas air minum rumah tangga untuk mengetahui kondisi sarana air minum serta mengidentifikasi potensi risiko pencemaran yang dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar senantiasa memperhatikan kebersihan sumber air, proses pengolahan, penyimpanan, dan penyajian air minum yang aman.
Sementara itu, melalui kegiatan SKUDR, petugas melakukan pemantauan kondisi kualitas udara di dalam ruangan serta faktor-faktor lingkungan yang berpotensi memengaruhi kesehatan penghuni. Kualitas udara dalam ruang menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan, mengingat sebagian besar aktivitas masyarakat dilakukan di dalam rumah maupun bangunan lainnya.
Hasil pelaksanaan surveilans diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan dasar tindak lanjut dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas air minum dan udara dalam ruang agar tetap memenuhi aspek kesehatan.
Melalui kegiatan SKAMRT dan SKUDR ini, Puskesmas Petungkriyono bersama Puskesmas Wiradesa dan Puskesmas Wonokerto berkomitmen untuk terus memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan lingkungan. Sinergi tenaga sanitasi lingkungan diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Puskesmas Petungkriyono – Bersama Mewujudkan Lingkungan Sehat dan Masyarakat yang Sehat.
Senin, 21 September 2026
Petungkriyono – Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat penyelenggaraan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan pembinaan di Puskesmas Petungkriyono.
Kegiatan pembinaan ini menjadi bagian dari upaya monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program serta pelayanan kesehatan di Puskesmas. Melalui kegiatan tersebut, TPCB Dinas Kesehatan melakukan pendampingan sekaligus memberikan arahan dan masukan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan di Puskesmas Petungkriyono.
Dalam kegiatan pembinaan, tim melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pelayanan, termasuk pelaksanaan program kesehatan, administrasi, manajemen Puskesmas, mutu pelayanan, serta capaian program yang telah dilaksanakan.
Pembinaan juga menjadi momentum untuk mengidentifikasi berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan. Berbagai permasalahan yang ditemukan selanjutnya dibahas bersama untuk mendapatkan solusi dan tindak lanjut yang tepat.
Pihak Puskesmas Petungkriyono menyambut baik kegiatan pembinaan tersebut. Masukan dan arahan dari TPCB Dinas Kesehatan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Puskesmas untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Melalui kegiatan pembinaan yang dilakukan secara berkala, diharapkan koordinasi antara Dinas Kesehatan dan Puskesmas semakin kuat. Dengan demikian, berbagai program kesehatan dapat dilaksanakan secara lebih efektif, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Puskesmas Petungkriyono untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Bersama meningkatkan mutu pelayanan, mewujudkan masyarakat Petungkriyono yang lebih sehat.
Rabu, 9 September 2026
Simego, Petungkriyono – Upaya meningkatkan derajat kesehatan serta mendukung tumbuh kembang anak terus dilakukan di Desa Simego, Kecamatan Petungkriyono. Bersama Tim dari Puskesmas Petungkriyono, Pemerintah Desa Simego melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia prasekolah dan usia sekolah, sekaligus pendistribusian obat cacing di seluruh satuan pendidikan yang berada di Desa Simego.
Kegiatan tersebut menyasar peserta didik mulai dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP Satu Atap. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini untuk mengetahui kondisi kesehatan anak serta memberikan perhatian terhadap berbagai faktor yang dapat memengaruhi tumbuh kembang dan proses belajar mereka.
Dalam kegiatan CKG, Tim Puskesmas Petungkriyono melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan kelompok usia dan kebutuhan peserta didik. Pemeriksaan ini diharapkan dapat membantu menemukan secara lebih awal apabila terdapat masalah kesehatan sehingga dapat segera mendapatkan tindak lanjut sesuai kondisi masing-masing anak.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga disertai dengan pendistribusian obat cacing kepada peserta didik di sekolah-sekolah Desa Simego. Pemberian obat cacing menjadi salah satu upaya preventif untuk menjaga kesehatan anak dan mencegah dampak kecacingan yang berpotensi mengganggu kesehatan serta tumbuh kembang apabila tidak ditangani.
Tim Puskesmas Petungkriyono juga memberikan edukasi kepada anak-anak, guru, dan pihak sekolah mengenai pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan kuku dan tubuh, menggunakan toilet yang bersih, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengonsumsi makanan bergizi menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan anak.
Pemerintah Desa Simego mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada Tim Puskesmas Petungkriyono, para guru, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pendistribusian obat cacing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kondisi kesehatan anak-anak di Desa Simego dapat terpantau dengan baik sejak usia dini hingga usia sekolah. Kolaborasi antara pemerintah desa, Puskesmas, lembaga pendidikan, guru, dan orang tua juga diharapkan terus terjalin dalam menciptakan lingkungan yang mendukung anak untuk tumbuh sehat, aktif, dan berprestasi.
Dengan pemeriksaan kesehatan secara berkala dan penerapan pola hidup bersih dan sehat, Desa Simego terus berkomitmen mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas.
Kamis, 27 Agustus 2026
Semangat "Kajen Bangkit", Kabupaten Pekalongan Rayakan Hari Jadi ke-404
KAJEN — Kabupaten Pekalongan genap berusia 404 tahun pada 25 Agustus 2026. Peringatan Hari Jadi tahun ini mengusung tema utama "Kajen Bangkit: Satukan Hati Bangun Negeri", sebuah dorongan moral bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus melangkah maju, memperkuat gotong royong, serta memajukan potensi daerah.
Melalui momentum ke-404 ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengedepankan optimisme pembangunan di berbagai bidang, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemulihan dan peningkatan ekonomi warga.
Masyarakat dari berbagai kalangan turut memeriahkan suasana dengan semangat persatuan, mencerminkan komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.
Selasa, 25 Agustus 2026
Pekalongan – Guna meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan ginjal dan pentingnya menerapkan pola hidup sehat, Radio KFM Kabupaten Pekalongan menggelar talkshow bertema “Mengenal Gagal Ginjal, Sebuah Panduan untuk Hidup Sehat”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Sudarto, SKM dan Muhamad Fukron Nadhif, SKM.
Dalam talkshow tersebut, para narasumber mengajak masyarakat untuk lebih mengenal penyakit gagal ginjal, mulai dari pengertian, faktor risiko, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.
Sudarto, SKM menyampaikan bahwa menjaga kesehatan ginjal merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ginjal memiliki fungsi penting dalam menyaring zat sisa dari darah, mengatur keseimbangan cairan serta membantu menjaga berbagai fungsi tubuh.
“Pencegahan perlu dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Masyarakat perlu menerapkan pola makan sehat, mencukupi kebutuhan cairan, melakukan aktivitas fisik secara rutin, serta menghindari kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal,” jelasnya.
Sementara itu, Muhamad Fukron Nadhif, SKM menekankan pentingnya mengenali faktor risiko gagal ginjal. Penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan ginjal apabila tidak dikendalikan dengan baik.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko. Deteksi dan penanganan lebih awal diharapkan dapat membantu mencegah kondisi penyakit berkembang menjadi lebih berat.
“Jangan menunggu muncul keluhan berat untuk mulai peduli terhadap kesehatan ginjal. Dengan menerapkan perilaku hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, kita dapat menjaga fungsi ginjal dan menurunkan risiko penyakit ginjal,” ungkap Muhamad Fukron Nadhif, SKM.
Talkshow di Radio KFM Kabupaten Pekalongan ini menjadi salah satu sarana edukasi kesehatan kepada masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal. Melalui informasi yang mudah dipahami, masyarakat diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Pada akhirnya, menjaga kesehatan ginjal bukan hanya dilakukan ketika seseorang telah mengalami gangguan kesehatan. Mengenal risiko, mencegah sejak dini, menerapkan pola hidup sehat, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas hidup.
Kamis, 20 Agustus 2026