IKL (Inspeksi Kesehatan Lingkungan) di SPPG Dukuh Cokrowati Desa Kasimpar Dalam rangka memastikan keamanan dan kelayakan lingkungan penyelenggaraan pelayanan gizi, petugas TSL (Tenaga Sanitasi Lingkungan) melaksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) di SPPG Dukuh Cokrowati, Desa Kasimpar.
Kegiatan inspeksi meliputi pemeriksaan kondisi bangunan, kebersihan ruang pengolahan makanan, ketersediaan sarana air bersih, sanitasi lingkungan, pengelolaan limbah, fasilitas cuci tangan, hingga penerapan higiene dan sanitasi bagi petugas pengolah makanan. Selain itu, dilakukan pula pembinaan serta edukasi kepada pengelola agar senantiasa menerapkan standar kebersihan dan keamanan pangan.
Melalui kegiatan IKL ini diharapkan lingkungan SPPG tetap memenuhi persyaratan kesehatan sehingga pelayanan penyediaan makanan dapat berlangsung secara aman, bersih, dan higienis. Kegiatan ini juga merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya pencemaran maupun penyakit yang dapat ditularkan melalui makanan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Rabu, 29 Juli 2026
SPELING Hadir di Petungkriyono, Masyarakat Nikmati Layanan Dokter Spesialis Lebih Dekat. Petungkriyono – RSUD Kajen bekerja sama dengan Puskesmas Petungkriyono kembali menghadirkan program SPELING (Pelayanan Dokter Spesialis Keliling) sebagai upaya mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Petungkriyono ini memberikan pelayanan pemeriksaan oleh dokter spesialis di dua lokasi. Pemeriksaan Spesialis Kebidanan dan Kandungan bagi ibu hamil dilaksanakan di Puskesmas Petungkriyono, sementara pelayanan Spesialis Anak dan Spesialis Penyakit Dalam diselenggarakan di Balai Desa Tlogohendro. Melalui program SPELING, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan spesialis tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit. Kehadiran dokter spesialis di wilayah Petungkriyono diharapkan dapat meningkatkan akses pelayanan kesehatan, mempercepat deteksi dini berbagai masalah kesehatan, serta memberikan penanganan yang lebih tepat bagi masyarakat.
Sinergi antara RSUD Kajen dan Puskesmas Petungkriyono ini merupakan bentuk komitmen dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, berkualitas, dan merata hingga ke wilayah terpencil. Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini menunjukkan tingginya kebutuhan akan pelayanan dokter spesialis yang hadir lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.
Diharapkan program SPELING dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pelayanan kesehatan spesialis tanpa terkendala jarak dan waktu.
Rabu, 29 Juli 2026
Puskesmas Petungkriyono Laksanakan Sosialisasi P3LP bagi Siswa Baru SMP Satap Tlogohendro
Petungkriyono Dalam rangka mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan peduli terhadap kesehatan mental peserta didik, Puskesmas Petungkriyono melaksanakan kegiatan Sosialisasi First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) kepada siswa baru SMP Satu Atap (Satap) Tlogohendro pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 31 peserta didik kelas VII yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Masa transisi dari sekolah dasar ke sekolah menengah pertama merupakan fase penting dalam perkembangan remaja. Pada masa ini, siswa dihadapkan pada berbagai perubahan, baik dari segi lingkungan belajar, pertemanan, maupun tuntutan akademik. Tidak sedikit peserta didik yang mengalami kecemasan, kesulitan beradaptasi, hingga tekanan emosional. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif untuk membekali mereka dengan pengetahuan serta keterampilan dasar dalam mengenali dan merespons permasalahan psikologis secara tepat.
Kegiatan sosialisasi menghadirkan tim dari Puskesmas Petungkriyono yang terdiri atas dr. Budi Cahyo Ponco Utomo, Perawat Dirgantara Dwi Saputra, AMK., Perawat Nastain, A.Md.Kep., serta Bidan Yufrida. Tim memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sejak usia remaja, mengenali tanda-tanda seseorang yang sedang mengalami tekanan psikologis, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan sebagai bentuk pertolongan pertama sebelum mendapatkan bantuan profesional.
Dalam penyampaiannya, dr. Budi Cahyo Ponco Utomo menjelaskan bahwa kesehatan mental memiliki peran yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Remaja yang memiliki kesehatan mental yang baik akan lebih mudah beradaptasi, mampu mengelola emosi, menjalin hubungan sosial yang positif, serta memiliki semangat belajar yang lebih optimal. Sebaliknya, apabila masalah psikologis tidak dikenali sejak dini, kondisi tersebut dapat memengaruhi prestasi belajar, hubungan dengan teman sebaya, hingga kualitas hidup siswa.
Materi mengenai P3LP disampaikan secara interaktif oleh tim Puskesmas. Peserta dikenalkan dengan konsep dasar pertolongan pertama pada luka psikologis, yaitu kemampuan untuk hadir, mendengarkan, memberikan dukungan emosional, serta membantu menghubungkan seseorang dengan sumber bantuan yang tepat. Pesan utama yang disampaikan adalah bahwa setiap orang dapat menjadi teman yang peduli, tanpa harus menjadi tenaga kesehatan ataupun psikolog.
Perawat Dirgantara Dwi Saputra, AMK. menjelaskan bahwa P3LP bukanlah terapi atau konseling, melainkan bentuk dukungan awal kepada seseorang yang sedang mengalami kesedihan, kecemasan, ketakutan, maupun tekanan akibat suatu peristiwa. Melalui pendekatan yang sederhana, siswa diajak untuk memahami pentingnya tidak menghakimi, mau mendengarkan cerita teman, memberikan rasa aman, serta segera melaporkan kepada guru atau orang dewasa apabila menemukan teman yang membutuhkan bantuan lebih lanjut.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya siswa yang aktif menjawab pertanyaan, mengikuti sesi diskusi, serta berbagi pengalaman mengenai pentingnya saling mendukung antarteman di lingkungan sekolah. Suasana sosialisasi berlangsung hangat dan komunikatif sehingga materi dapat diterima dengan baik oleh seluruh peserta.
Selain penyampaian materi, tim juga mengajak siswa untuk membangun budaya saling peduli,
menghargai perbedaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan (bullying). Siswa diberikan pemahaman bahwa tindakan mengejek, mengucilkan, maupun melakukan kekerasan verbal dapat memberikan dampak psikologis yang serius bagi korban. Oleh sebab itu, setiap warga sekolah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan saling menghormati.
Kepala sekolah beserta para guru memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Mereka berharap materi yang telah diberikan dapat menjadi bekal bagi peserta didik baru dalam menjalani kehidupan sekolah, sehingga mampu membangun hubungan sosial yang positif, meningkatkan rasa percaya diri, serta berani mencari bantuan apabila menghadapi permasalahan.
Melalui kegiatan sosialisasi P3LP ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga kesehatan mental diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi teman yang peduli terhadap kondisi psikologis orang lain. Dengan meningkatnya literasi kesehatan mental sejak usia dini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang lebih suportif, inklusif, dan ramah bagi seluruh peserta didik.
Puskesmas Petungkriyono berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan promotif dan preventif di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan mental anak dan remaja. Sinergi antara tenaga kesehatan, sekolah, orang tua, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan generasi muda yang sehat, tangguh, dan berkarakter.
Kamis, 23 Juli 2026
Lokakarya mini puskesmas adalah Forum pertemuan rutin yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi puskesmas melalui penggalangan kerja sama tim. Kegiatan ini difokuskan pada evaluasi kinerja program kesehatan, pemecahan masalah, penyusunan rencana tindak lanjut, serta penguatan koordinasi antar staf internal maupun pihak eksternal.
Tujuan :
Menggalang kerjasama tim secara lintas program maupun lintas sektor
memantau dan menginformasikan hasil kegiatan Puskesmas sesuai dengan perencanaan
mengumpulkan data dan fakta atau identifikasi berbagai masalah dan hambatan dalam pelaksanaan kegiatan Puskesmas
Mengindentifikasi penyebab masalah serta mengupayakan pemecahan masalah
monitoring dan evaluasi kegiatan puskesmas dan tersusunnya rencana kerja untuk periode selanjutnya
Ruang Lingkup Keberhasilan pembangunan kesehatan memerlukan keterpaduan baik lintas program maupun lintas sektor. Penyelenggaraan program kesehatan memerlukan dukungan lintas sektor terkait.
Oleh karenanya, Puskesmas Petungkriyono melakukan kerjasama dengan lintas sektor dalam pelaksanaan berbagai kegiatannya.Salah satu bentuk upaya penggalangan dan pemantauan berbagai kegiatan adalah melalui pertemuan, dalam melalui Lokakarya Mini (Lokmin).
Rabu, 22 Juli 2026
Kesehatan reproduksi remaja adalah kondisi sehat secara fisik,mental, dan sosial terkait sistem dan fungsi reproduksi pada usia 10-19 tahun. Sosialisasi ini membekali remaja dengan pemahaman mengenai pubertas, pencegahan penyakit menular seksual, dan bahaya pergaulan bebas agar mereka mampu membuat keputusan yang bertanggung jawab atas tubuhnya
Kesehatan reproduksi remaja meliputi :
Perubahan Fisik dan Biologis
Jumat, 17 Juli 2026
Klinik sanitasi adalah Unit pelayanan di Puskesmas yang fokus pada pencegahan dan penanggulangan penyakit berbasis lingkungan
Tujuannya :
Mencegah Penyakit
Mengurangi angka kejadian penyakit menular dan penyakit yang bersumber dari lingkungan.
Konseling & Edukasi
Memberikan pemahaman kepada pasien tentang cara menjaga kualitas lingkungan.
Tindak Lanjut
Melakukan pemecahan masalah kesehatan lingkungan berdasarkan analisis dan kondisi nyata
Pelayanan klinik sanitasi umumnya diperuntukkan bagi pasien yang menderita penyakit yang erat kaitannya dengan kebersihan lingkungan dan sanitasi dasar. Beberapa penyakit tersebut meliputi:
Diare dan Scabies (Penyakit Kulit).
Pasien dengan diagnosa penyakit terkait lingkungan dirujuk dari poli umum atau poli KIA/KB ke klinik sanitasi
Selasa, 14 Juli 2026
Korupsi adalah tindakan penyalahgunaan kekuasaan, jabatan atau kepercayaan publik untuk memperoleh keuntungan pribadi atau kelompok. Berasal dari bahasa Latin corruptio yang berarti kebusukan atau kerusakan, perbuatan ini merugikan keuangan negara dan merusak keadilan sosial.
Berdasarkan tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia, jenis tindak pidana korupsi dikelompokkan ke dalam 7 bentuk utama:
Kerugian Keuangan Negara
Tindakan yang melanggar hukum untuk memperkaya diri sendiri yang mengakibatkan kerugian negara.
Suap-menyuap
Tindakan memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada pejabat publik dengan harapan mempengaruhi keputusan yang diambil.
Penggelapan dalam Jabatan
Tindakan seseorang yang menyalahgunakan wewenang atau jabatannya untuk menggelapkan uang atau surat berharga.
Pemerasan
Pejabat yang menyalahgunakan kekuasaannya untuk memaksa seseorang melakukan atau memberikan sesuatu demi keuntungan pribadi.
Perbuatan Curang
Tindakan penipuan yang dilakukan oleh rekanan, pengawas, atau pelaksana proyek yang merugikan keuangan negara.
Benturan Kepentingan dalam Pengadaan
Puskesmas Petungkriyono tolak Korupsi mewujudkan pelayanan Kesehatan yang bersih dan berkualitas. Melayani dengan jujur, transparan, profesional dan berintegritas. Dan juga Mewujudkan pelayanan Kesehatan bersih, bebas gratifikasi, bebas pungli, dan bebas korupsi.
Bersama kita wujudkan Puskesmas Petungkriyono yang bersih, melayani dengan hati untuk masyarakat sehat dan sejahtera.
KOMITMEN PUSKESMAS PETUNGKRIYONO
TOLAK KORUPSI
TOLAK GRATIFIKASI
TOLAK PUNGLI
MELAYANI DENGAN HATI
UNTUK MASYARAKAT
Rabu, 8 Juli 2026
CKG adalah singkatan dari Cek Kesehatan Gratis (atau dikenal juga sebagai Pemeriksaan Kesehatan Gratis). Ini adalah program nasional pemerintah Indonesia yang memberikan akses layanan pemeriksaan Kesehatan.
Fokus Utama CKG di Desa
Deteksi Dini Penyakit:
Mengidentifikasi faktor risiko penyakit (seperti tekanan darah tinggi atau kadar gula darah) agar segera tertangani sebelum berkembang menjadi penyakit serius.
Peningkatan Kualitas SDM:
Mendukung misi pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing
Pelayanan disesuaikan dengan siklus hidup masyarakat, mencakup:
Bayi dan Balita: Pemantauan tumbuh kembang dan kesehatan anak.
Anak Sekolah (usia 7-17 tahun): Pemeriksaan status gizi, mata, telinga, dan kesehatan jiwa.
Dewasa (18-59 tahun): Skrining penyakit menular dan tidak menular.
Lansia (60 tahun ke atas): Pemeriksaan kesehatan rutin untuk menjaga kualitas hidup di hari tua.
Pemeriksaan yang diberikan disesuaikan dengan kelompok usia, Untuk warga desa secara umum
Pengukuran berat dan tinggi badan (status gizi).
Pengecekan tekanan darah.
Pengecekan kadar gula darah dan kolesterol.
Konsultasi kesehatan umum
Pemeriksaan CKG (Cek Kesehatan Gratis) Puskesmas Petungkriyono melaksanakan pemeriksaan tersebut di seluruh wilayah kerjanya, untuk menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Minggu, 7 Juni 2026
SPPG adalah singkatan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. SPPG adalah unit pelaksana atau infrastruktur dapur modern yang dibentuk oleh pemerintah (di bawah Badan Gizi Nasional) untuk memproduksi dan mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Fungsi utama dan karakteristik SPPG meliputi:
Pusat Gizi: Bertanggung jawab untuk menyajikan dan menyalurkan makanan sehat, higienis, dan bernutrisi seimbang kepada siswa sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui
Standar Keamanan Pangan: Dapur modern ini dilengkapi dengan standar higienitas tinggi dan diawasi secara berkala oleh tenaga ahli gizi dan puskesmas setempat untuk memastikan makanan aman dikonsumsi
Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Operasional SPPG dirancang untuk melibatkan masyarakat setempat, termasuk menyerap bahan baku dari petani serta melibatkan UMKM di sekitarnya
Terkait adanya Program CKG (Cek Kesehatan Gratis) Untuk SPPG yang ada di wilayah kerja Puskesmas Petungkriyono di lakukan Pemeriksaan tersebut kepada seluruh karyawan/karyawati yang bekerja di SPPG Dukuh Cokrowati Desa Kasimpar Kecamatan Petungkriyono.
CKG (Cek Kesehatan Gratis) adalah Program rutin yang diselenggarakan Puskesmas dan Instansi kesehatan setempat untuk memastikan kondisi kesehatan pegawai dan relawan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ) Tetap prima.
Pemeriksaan kesehatan ini biasanya meliputi:
Pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut.
Pengecekan tekanan darah.
Tes darah seperti gula darah sewaktu.
Konsultasi medis dan skrining riwayat penyakit
Sabtu, 6 Juni 2026
Situasi di mana seorang pejabat atau pegawai negeri terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam pengadaan proyek yang diawasinya.
Gratifikasi
Pemberian hadiah yang diterima oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara yang berkaitan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.